Terjadi Deflasi pada Bulan Agustus 2025 - Berita dan Siaran Pers - Badan Pusat Statistik Kabupaten Gunung Kidul

BPS Kabupaten Gunungkidul sudah kembali di Jl Pemuda 19 A Baleharjo Wonosari

Layanan Online Pelayanan Statistik Terpadu dapat melalui email: [email protected] dengan subject Permintaan Data

Pelayanan statistik terpadu (PST) BPS Kabupaten Gunungkidul online melalui live chat (8.30-15.30 hari kerja) 

Beranda

Produk - Berita dan Siaran Pers

Terjadi Deflasi pada Bulan Agustus 2025

Terjadi Deflasi pada Bulan Agustus 2025

Terjadi Deflasi pada Bulan Agustus 2025

1 September 2025 | Kegiatan Statistik Lainnya


BPS Kabupaten Gunungkidul mencatat terjadinya deflasi pada bulan Agustus 2025 sebesar 0,27 persen (m-to-m) atau terjadi penurunan indeks harga konsumen (IHK) dari 107,75 pada Juli 2025 menjadi 107,46 pada Agustus 2025. Angka ini lebih dalam dibandingkan deflasi yang juga terjadi pada bulan sebelumnya yaitu Juli tahun 2025 sebesar 0,05 persen. Secara tahunan (y-on-y) terjadi inflasi sebesar 2,33 persen, dan secara tahun kalender (y-to-d) terjadi inflasi sebesar 1,53 persen.


Kelompok pengeluaran penyumbang deflasi bulanan terbesar adalah makanan, minuman dan tembakau yang mengalami deflasi sebesar 0,96 persen, dengan andil deflasi sebesar 0,30 persen. Kelompok pengeluaran lain yang mengalami deflasi adalah transportasi sebesar 0,14 persen dengan andil deflasi 0,02 persen. Kelompok pendidikan pada Agustus 2025 mengalami inflasi sebesar 0,76 persen dan memiliki andil inflasi 0,04 persen. Kelompok pengeluaran lainnya yang juga mengalami inflasi adalah pakaian dan alas kaki, yaitu 0,30 persen; kelompok kesehatan mengalami inflasi 0,05 persen; serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang mengalami inflasi sebesar 0,02 persen.


Komoditas yang dominan memberikan andil deflasi bulanan yaitu tomat dengan andil 0,15 persen; cabai rawit dengan andil 0,08 persen; telur ayam ras, kacang panjang, bensin, cabai merah dan terong dengan masing-masing andil 0,02 persen; jeruk, bayam, kangkung, sawi hijau, cabai hijau, buncis, kelapa, salak dan emas perhiasan masing-masing dengan andil sebesar 0,01 persen.


Menurut wilayah, secara bulanan (m-to-m) Kabupaten Gunungkidul mengalami deflasi lebih dalam dibandingkan dengan Kota Yogyakarta yang mengalami deflasi sebesar 0,21 persen. Sementara secara tahunan (y-on-y) Kabupaten Gunungkidul mengalami inflasi yang lebih tinggi dibandingkan Kota Yogyakarta yang mengalami inflasi sebesar 2,28 persen.


Narahubung Media

Muhammad Reza Fakhrudin

Badan Pusat Statistik Kabupaten Gunungkidul

[email protected]

Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik Kabupaten Gunungkidul Statistics of Gunungkidul RegencyJl. Pemuda 19A Baleharjo Wonosari 55811

Telp : (0274) 394180 Fax : (0274) 394181 Email : [email protected]

logo_footer

Government Public Relation

Sumber dari Kementerian Komunikasi dan Digital

Hak Cipta © 2023 Badan Pusat Statistik